Upacara pemanggilan arwah membawa ketegangan luar biasa, terutama ketika Joyce Reynolds tampak seakan-akan kerasukan oleh arwah Alicia. Namun, Poirot tidak akan tergoda begitu saja. Ia dengan cermat mengungkap bahwa semua itu hanyalah trik.
Namun, cerita ini belum berakhir. Selain mengungkap trik di balik kekuatan supranatural, Poirot juga harus mengungkap misteri di balik kematian Alicia Drake dan dua kematian lainnya yang terjadi setelah pesta Halloween yang mencekam.
Akhirnya, Hercule Poirot membuat keputusan besar dalam hidupnya: kembali menjadi seorang detektif demi mengungkap semua misteri ini. Penyelidikannya membawa kita dalam suasana mencekam dan misterius, seolah kita ikut bersama Poirot menyusuri lorong-lorong gelap palazzo di malam yang hujan badai. Dalam “A Haunting in Venice,” batas antara realitas dan supranatural begitu tipis, membuat penonton bergidik ngeri sepanjang film.