Celebrity

Vicky Prasetyo Ingkar Janji, Uang Rp 700 Juta untuk Modal Politik Tak Kunjung Kembali

Advertisement

Nunun Lusida (60) masih menanti pengembalian dana sebesar Rp 700 juta yang dipinjam Vicky Prasetyo. Uang tersebut dipinjam Vicky Prasetyo untuk modal politiknya bersama suami Nunun pada tahun 2024. Hingga kini, Februari 2026, dana tersebut belum juga dikembalikan, membuat Nunun melaporkan kasus ini ke Polres Bandung Barat.

Belum Ada Itikad Pengembalian

Nunun menegaskan bahwa Vicky Prasetyo tidak menunjukkan itikad baik untuk mencicil pengembalian uang tersebut. “(Dicicil) tidak, tidak ada,” kata Nunun saat jumpa pers di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/2/2026).

Proses peminjaman uang ini dilakukan secara lisan, tanpa perjanjian tertulis di atas materai. Nunun hanya memiliki bukti transfer bank dan percakapan melalui chat sebagai pegangan. “Jadi janjinya semua lisan (peminjaman). Dijanjikan paling lama 3 hari akan dikembalikan,” jelas James Tambunan, kuasa hukum Nunun, pada kesempatan yang sama.

Modal Politik yang Gagal

Peminjaman dana tersebut terjadi sekitar dua tahun lalu. Vicky Prasetyo mengajak suami Nunun untuk berkolaborasi dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Nunun diminta menyediakan modal sebesar Rp 700 juta untuk Vicky Prasetyo dan suaminya.

Advertisement

Namun, setelah Nunun mengorbankan tabungan masa tuanya, Vicky Prasetyo justru tidak jadi menggandeng suami Nunun. Lebih parahnya lagi, uang yang dipinjamkan pun tidak dikembalikan. Situasi ini diperparah dengan perpisahan Nunun dan suaminya, yang dipicu oleh kegagalan pencalonan yang diinisiasi oleh Vicky Prasetyo.

Rekam Jejak Politik Vicky Prasetyo

Vicky Prasetyo tercatat aktif dalam kegiatan politik pada tahun 2024. Ia pernah maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) melalui Partai Perindo untuk daerah pemilihan Jawa Barat VI (Kota Depok dan Kota Bekasi) pada Pemilu Legislatif 2024.

Selain itu, Vicky juga sempat terdaftar sebagai calon Bupati Pemalang, Jawa Tengah, berpasangan dengan Muchamad Suwandi dan diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Advertisement