Kehidupan pesepakbola Egy Maulana Vikri mengalami perubahan signifikan setelah kehadiran buah hati pertamanya bersama Adiba Khanza, Elara Maha Kamila. Egy dipuji sebagai sosok ayah dan suami yang sigap, tak hanya di lapangan hijau namun juga dalam urusan keluarga.
Dedikasi Ayah Sejak di Ruang Persalinan
Umi Pipik, selaku mertua, menceritakan peran penting Egy Maulana Vikri yang sudah terlihat sejak Adiba Khanza berada di ruang persalinan. Demi memastikan sang istri tetap tenang saat proses melahirkan normal, Egy selalu mendampingi.
“Kalau melahirkan kan proses pernapasannya harus diatur ya. Nah, Egy bagian di sisi kiri dia yang ngajarin, ‘Ayo sayang, ambil napasnya gini, ayo tahan lagi sayang’, gitu. Jadi dokternya yang ngelihatin, saya yang bagian doa-doain,” kata Umi Pipik saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026).
Egy Terjun Langsung Urus Bayi
Setelah Adiba pulang dari rumah sakit, Egy tidak menyerahkan urusan bayi sepenuhnya kepada Adiba atau pengasuh. Ia terjun langsung dalam rutinitas harian mengurus buah hatinya.
“Sigap banget. Dia malah kurang tidur dia. Dia begadang terus gantian gitu, karena mungkin kasihan ya. Terus juga apalagi dia pagi tuh harus latihan,” terang Umi Pipik.
Profesionalisme Atlet Tetap Terjaga
Meski dilanda rasa kantuk akibat begadang, profesionalisme Egy sebagai atlet tetap berjalan. Jadwal latihan pada pagi dan sore hari tetap dilakoninya meskipun harus membagi energi untuk mengurus Baby Elara.
“Jadi habis ngurusin baby-nya dulu gitu gantian sama ibunya, terus dia langsung pergi latihan. Nanti pulang, dia makan, nanti sore berangkat lagi latihan,” jelasnya.
Rasa Berat Hati Tinggalkan Keluarga
Kecintaan Egy Maulana Vikri pada keluarga kecilnya juga membuat sisi sensitifnya muncul. Egy kini kerap merasa berat hati jika harus meninggalkan rumah dalam waktu lama, terlebih sebagai pemain sepak bola profesional yang sering mengikuti laga tandang ke luar kota atau negeri.
“Jadi kalau misalkan Egy ada kegiatan di luar kota saja, dia pasti khawatir gitu ninggalin istri sama anak-anaknya,” kata Umi Pipik.






