Perseteruan antara komedian Sule dan Teddy Pardiyana kembali memanas seiring dengan pengajuan permohonan hak ahli waris oleh Teddy di Pengadilan Agama Bandung. Permohonan ini terkait status hak ahli waris anak perempuannya, Bintang, dengan pihak termohon adalah keluarga Sule, termasuk Rizky Febian dan Putri Delina.
Kasus ini kembali menyorot kehidupan Teddy Pardiyana dan Bintang setelah kepergian mendiang Lina Jubaedah, mantan istri Sule. Dalam sebuah wawancara melalui sambungan Zoom pada Sabtu (17/1/2026), Teddy Pardiyana membeberkan kesehariannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan sang putri.
Menjawab pertanyaan mengenai sumber penghasilan, Teddy mengungkapkan bahwa ia sempat membuka usaha angkringan. “Oh ini ya, bentar… ya kemarin itu buat apa… buat aktivitas si kecil juga, kemarin tuh buka apa angkringan ya. Ya kayak gini nih. Angkringan Bintang. Ini menunya,” kata Teddy sambil menunjukkan selebaran menu usahanya.
Namun, Teddy mengakui pemasukan dari usaha tersebut tidak menentu. Ia menyebut kondisi ekonomi, termasuk inflasi, turut memengaruhi jumlah pembeli. “Kemarin itu ya cuman emang apa… di Indonesianya sendiri atau lagi apa inflasi atau apa, jadi emang ya… kadang rame kadang sepi sih. Kalau buat kebutuhan si Dede Bintang sendiri ya dari kemarin sempat jualan gitu,” ungkapnya.
Teddy juga menjelaskan bahwa usaha angkringannya sempat beroperasi di dua lokasi berbeda. “Kemarin satu di Taringgul di Purwakarta, satu lagi di Bandung di daerah dekat apa… Kiara Artha Park, Kircon. Di daerah Kircon,” ujarnya.
Selain mengenai usahanya, Teddy turut menyinggung komunikasi dengan keluarga Sule, khususnya Putri Delina. Ia mengatakan komunikasi masih terjalin, meskipun terbatas. “Kalau kemarin sih apa ya… kalau kontakan Teh Putri masih ya, karena nanyain kabarnya atau kesehatannya Dede Bintang gitu. Cuman eh… jadwalnya masih kemarin liburan sekolah, terus padat juga mungkin Teh Putri sama A Ikynya. Jadi cuma via telepon atau video call aja,” pungkas Teddy.






