Persoalan hubungan antara Ressa Rizky Rossano dan ibunya, penyanyi Denada Tambunan, memasuki babak baru. Ressa secara terbuka memohon agar publik tidak memboikot Denada, meskipun dirinya mengaku kecewa.
Ressa Memohon Pengakuan dan Ketenangan
Dalam sebuah kesempatan menjadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar pada Senin (2/2/2026), Ressa yang kini berusia 24 tahun, tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permintaannya kepada netizen. “Gak mau, jangan (diboikot). Kasihan,” ujar Ressa dengan suara bergetar.
Ia melanjutkan, “Kakak-kakak netizen, Ressa minta tolong janganlah sampai diboikot-boikot itu karena Ressa gak mau seperti ini, kasihan juga. Bagaimanapun itu ibu Ressa. Di mata Ressa gak ada salah. Ressa mohon banget kepada kakak-kakak netizen janganlah diboikot kasihan. Mending kalau gak, Ressa saja gak apa-apa, jangan ibu.”
Ressa menegaskan bahwa di matanya, Denada tidak pernah berbuat salah. Kekecewaannya semata-mata karena belum adanya pengakuan resmi. “Cuma Ressa kecewa saja, itu aja,” tuturnya.
Kemunculan Ressa ke publik kali ini bertujuan untuk menenangkan hati dan meyakinkan dirinya sendiri mengenai asal-usulnya. Ia hanya menginginkan pengakuan sederhana dari sang ibu. “Simple Kak, cuma (mau) pengakuan aja. ‘Kamu anakku’, sudah, gak lebih. Ressa kemarin-kemarin pun gak lebih, cuma mau itu,” jelasnya.
Ia berharap pengakuan tersebut dapat memberikan kelegaan dan ketenangan batin. “Ingin diakui, untuk bisa lega banget, ketenangan juga. Selama ini Ressa merenung sendiri, hancur sendiri, itu (jadi) ada jawabannya. Penginnya gitu,” ungkap Ressa Rizky Rossano, seraya menegaskan tidak memiliki dendam terhadap Denada.
Denada Akui Ressa Sebagai Anak Kandung
Menanggapi hal tersebut, Denada melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Senin (2/2/2026), akhirnya mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya. Dengan suara tertahan, ia menyampaikan permohonan maaf.
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi,” kata Denada.
Denada menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tidak membesarkan Ressa sejak bayi. Ia mengaku saat itu kondisi psikisnya sedang tidak stabil untuk mengasuh seorang anak. “Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” tuturnya dengan nada suara bergetar.
Lebih lanjut, Denada mengungkapkan penyesalan mendalam karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk berani jujur kepada Ressa. “Saya juga ingin minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini, setelah sekian lama, baru saat ini saya memberitahukan Ressa bahwa saya adalah ibu kandungnya. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf,” ujar Denada.
Denada berharap Ressa dapat memaafkannya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar, termasuk mendiang ibundanya, Emilia Contessa.






