Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/2/2026) sore. Kedatangan Pandji diketahui dalam rangka silaturahmi sekaligus mediasi terkait polemik materi stand-up comedy bertajuk Mens Rea.
Pantauan di lokasi, Pandji tiba di Kantor MUI Pusat sekitar pukul 16.15 WIB. Namun, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media sebelum pertemuan dengan pihak MUI selesai. “Nanti saja ya, nanti setelah selesai,” kata Pandji Pragiwaksono di Kantor Pusat MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026) sore.
Hingga kini, Pandji masih menjalani pertemuan tertutup dengan jajaran MUI Pusat. Sebelumnya, Pandji dilaporkan oleh sejumlah elemen masyarakat terkait materi Mens Rea yang dibawakannya dalam pertunjukan stand-up comedy.
Salah satu laporan datang dari Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Rizki Abdul Rahman Wahid, yang melaporkan Pandji ke pihak kepolisian. Laporan tersebut menyoroti salah satu materi Mens Rea yang dinilai menyindir kebijakan pemberian konsesi tambang dari pemerintah kepada Nahdlatul Ulama (NU).
Berdasarkan data hingga akhir Januari 2026, Polda Metro Jaya tercatat telah menerima sekitar enam laporan terkait materi Mens Rea. Enam laporan tersebut terdiri atas lima laporan polisi dan satu pengaduan masyarakat, dengan dugaan pelanggaran berupa fitnah di muka umum, penghasutan, serta penistaan agama.






