Upaya mediasi antara musisi Virgoun dan istrinya, Inara Rusli, yang telah berlangsung berbulan-bulan, menunjukkan perkembangan positif. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) melaporkan bahwa proses mediasi awal telah berhasil meredakan ketegangan di antara keduanya, terutama menjelang masa liburan.
Titik Terang dalam Konflik Pengasuhan Anak
Ketua Umum Komnas PA, Agustinus Sirait, menyatakan kelegaan atas hasil mediasi tahap awal. Ia berharap kesepakatan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak di tengah konflik orang tua mereka.
“Alhamdulillah, puji Tuhan, minimal langkah awal kita dalam memediasi sudah berhasil. Setidaknya pada masa liburan ini semua pihak bisa merasa bahagia dan melupakan hal-hal yang rumit untuk sejenak menikmati hidup,” ujar Agustinus Sirait kepada media pada Minggu (15/2/2026).
Kesepakatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak, di mana mereka dapat kembali merasakan kehadiran kedua orang tua tanpa terpengaruh oleh perselisihan yang berkepanjangan.
Pertemuan Lanjutan dan Rekomendasi Sementara
Meskipun suasana mediasi disebut mulai mencair, Komnas PA menjadwalkan pertemuan lanjutan untuk merumuskan draf kesepakatan tertulis yang akan mengatur hak pengasuhan anak di masa mendatang.
“Minggu depan, setelah liburan selesai, kami akan mengundang kedua pihak untuk menyusun poin-poin kesepakatan dalam mediasi,” jelas Agustinus Sirait.
Sebagai langkah awal, Komnas PA telah memberikan sejumlah rekomendasi sementara kepada Virgoun dan Inara Rusli. Rekomendasi ini mencakup pengaturan akses komunikasi dan pembagian waktu bersama anak, guna memastikan tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau terpisah secara sepihak.
“Untuk sementara, beberapa poin rekomendasi sudah kami minta untuk dijalankan. Saya percaya Ibu Inara dan Virgoun adalah orang tua yang mencintai dan sangat peduli terhadap anak-anak mereka,” pungkasnya.






