Aktor Anrez Adelio terseret isu dugaan menghamili seorang perempuan bernama Friceilda Prillea atau Icel. Pihak Icel diketahui telah melaporkan kasus ini ke kepolisian. Menanggapi tudingan tersebut, kuasa hukum Anrez Adelio, Ramzy Brata Sungkar, memberikan klarifikasi.
Klarifikasi Soal Dugaan Paksaan Gugurkan Kandungan
Terkait dugaan Anrez Adelio meminta Icel menggugurkan kandungan, Ramzy menegaskan hal tersebut tidak mengandung unsur paksaan maupun ancaman. Ia menjelaskan bahwa permintaan tersebut adalah respons spontan Anrez yang panik mendengar kabar kehamilan Icel.
“Sama halnya dengan ini, kami juga akan ungkap faktanya di hadapan hukum. Hukum yang akan menyimpulkan ini paksaan atau bukan. Dari sudut pandang saya pribadi, Anrez yang panik dan kaget mendengar kabar Icel hamil anak dia, lalu terlontar chat ‘kamu minum obat saja’ tanpa ada unsur paksaan. Dan qadarallah bayi tersebut masih ada dan sehat sampai hari ini,” kata Ramzy dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).
Ramzy menilai pernyataan tersebut merupakan respons spontan yang tidak tepat, bukan bentuk tekanan. “Artinya Anrez tidak memaksakan atau adanya ancaman, lebih kepada menawarkan solusi yang impulsif dan kurang tepat,” ujarnya.
Bantahan Soal Anrez Adelio Menghilang
Menjawab anggapan publik bahwa Anrez Adelio menghilang setelah kasus ini mencuat, Ramzy membantah keras. Ia menyebut kliennya hanya terkejut dengan pemberitaan yang menurutnya tidak sesuai fakta.
“Bukan menghilang, lebih tepatnya Anrez terkejut dan tidak habis pikir dengan ‘fitnah’ dari berita yang beredar belakangan karena narasi yang dibangun oleh pihak Icel sejauh ini,” ungkapnya.
Rencana Pernikahan dan Perubahan Sikap Keluarga Icel
Ramzy juga menepis anggapan bahwa Anrez Adelio tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan kliennya justru sempat menemui keluarga Icel dan merencanakan pernikahan, serta akan membiayai semua keperluan menyambut kelahiran anak tersebut.
“Kalau klien saya penjahat dan tidak bertanggung jawab, untuk apa bertemu pihak keluarga Icel dan merencanakan pernikahan serta akan membiayai semua keperluan dalam menyambut kelahiran anak tersebut,” tegasnya.
Namun, rencana tersebut tidak terealisasi karena adanya perubahan sikap dari pihak keluarga Icel. “Pasti timbul pertanyaan, kenapa tidak terealisasi? Pihak keluarga Icel yang keluar dari kesepakatan yang sudah kami bahas bersama saat bertemu di mal Sentul,” jelas Ramzy.
Ia bahkan mengklaim memiliki bukti terkait hal tersebut. “Saya pribadi punya bukti kalau mereka yang keluar dari kesepakatan atau sesuatu yang sudah disepakati bersama saat itu,” katanya.
Dugaan Ancaman dari Keluarga Icel
Lebih lanjut, Ramzy mengungkap adanya dugaan ancaman dari pihak keluarga Icel terhadap kliennya. Ia mengaku memiliki rekaman suara yang akan diperdengarkan sebagai alat bukti.
“Kami memiliki rekaman suara dan di dalamnya ada ancaman dari pihak keluarga Icel ke klien saya. Jika diperlukan, rekaman tersebut akan saya perdengarkan sebagai alat bukti minimal petunjuk,” ungkapnya.
Siap Ikuti Proses Hukum
Terkait laporan yang telah masuk ke Polda dengan pasal dugaan tindak kekerasan, Ramzy menyatakan pihaknya siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.
“Kita lihat saja nanti dan jalani prosedurnya sebaik mungkin,” pungkasnya.






