Jakarta – Bocah 10 tahun asal Kalimantan Timur, Keyzha Queen Umulda, siap mengharumkan nama Indonesia di ajang Junior Idol World 2026. Ia resmi menjadi wakil Indonesia setelah menyabet gelar Grand Winner Indonesian Stars Search Junior 2025. Gelar tersebut mengantarkannya untuk bersaing dengan lebih dari 30 negara di kompetisi yang akan digelar di Bangkok, Thailand, pada 29 April hingga 4 Mei 2026.
Menjelang keberangkatannya, Keyzha mengaku tengah menjalani persiapan intensif yang berfokus pada peningkatan penampilan dan mentalnya. “Aku mempersiapkan diri dengan serius dan penuh semangat. Aku banyak belajar dan latihan supaya bisa tampil percaya diri, berani, dan bertanggung jawab. Buat aku, ajang ini bukan cuma tentang tampil, tapi juga tentang belajar dan berkembang,” ujarnya saat dihubungi pada Senin, 19 Januari 2026.
Membawa Identitas Indonesia ke Panggung Dunia
Di ajang internasional tersebut, Keyzha memiliki keinginan kuat untuk memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya. Sebagai anak yang berasal dari Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ia juga bertekad membawa kebanggaan akan Bumi Pertiwi.
“Aku ingin memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang ramah, berbudaya, dan punya anak-anak yang cerdas serta percaya diri. Aku juga bangga membawa identitas sebagai anak dari Kalimantan Timur, tepatnya Kutai Kartanegara. Aku ingin dunia tahu bahwa anak-anak dari daerah juga punya mimpi besar dan bisa bersinar di panggung internasional sambil tetap mencintai Indonesia,” tuturnya.
Dukungan Penuh Keluarga
Perjalanan Keyzha dalam meraih berbagai prestasi tidak lepas dari dukungan penuh kedua orang tuanya. “Mama dan papa adalah pendukung terbesar aku. Mereka selalu menemani, memberi semangat, doa, dan kasih sayang,” ungkapnya.
Ajang Junior Idol World 2026 sendiri merupakan panggung pertukaran budaya bagi anak-anak terbaik dari seluruh dunia. Keikutsertaan Keyzha diharapkan dapat melanjutkan tradisi prestasi Indonesia di kancah internasional, sekaligus menginspirasi anak-anak Indonesia lainnya. Ia juga menjadi simbol, khususnya bagi anak-anak dari daerah, untuk berani bermimpi dan melangkah ke panggung dunia.






