Celebrity

Kabar Pemindahan ke Nusakambangan, Ammar Zoni Mengaku Tertekan dan Sulit Berkonsentrasi

Advertisement

Jakarta – Kabar mengenai rencana pemindahan kembali narapidana kasus narkoba, Ammar Zoni, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan dilaporkan berdampak pada kondisi psikologisnya. Kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, menyatakan bahwa kliennya kini merasa resah dan mengalami kesulitan berkonsentrasi dalam menghadapi persidangan.

Kondisi Ammar Zoni Terpengaruh Kabar Pemindahan

Ammar Zoni sebelumnya berstatus sebagai narapidana high risk dan dipindahkan dari Rutan Salemba ke Lapas Nusakambangan terkait kasus dugaan peredaran narkoba. Setelah mengajukan permohonan untuk mengikuti sidang secara langsung, Ammar bersama lima terdakwa lainnya dititipkan sementara di Lapas Narkotika Cipinang.

Jon Mathias mengungkapkan bahwa kabar pemindahan kembali ke Nusakambangan membuat aktor berusia 32 tahun itu mengalami tekanan mental. “Ya untuk Terdakwa pasti down-lah. Ya kan? Jadi dia kan bisa gak konsentrasi menghadapi sidang,” ujar Jon Mathias usai menjenguk Ammar Zoni di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026).

Upaya Keberatan dan Permintaan Transparansi

Menyikapi hal ini, pihak Ammar Zoni berencana mengajukan surat keberatan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). “Ya memang kita sudah koordinasi tadi, ya kita buka dulu, kan kita ke sana untuk mengajukan surat tersebut. Nah baru nanti kita akan mungkin akan minta ketemu juga dengan Pak Dirjen (mengajukan keberatan),” bebernya.

Lebih lanjut, tim kuasa hukum Ammar Zoni akan meminta hak transparansi mengenai prosedur pemindahan kliennya ke Nusakambangan. Mereka berkaca pada pengalaman pemindahan Ammar sebelumnya yang dinilai terburu-buru dan tanpa pemberitahuan. “Harusnya kan kita minta transparansilah karena kan kalau dari pendapat kita, dulu pemindahan Ammar ini kan terburu-buru. Tanpa ada asesmen dan kemudian juga tim penilainya, TPP namanya. Nah, ini kan kita pertanyakan ada gak sidangnya? Nah, itu yang kita minta transparansi itu dulu,” ungkap Jon.

Advertisement

Tanggapan Terkait Dugaan dan Pelayanan Lapas Cipinang

Munculnya dugaan bahwa Ammar Zoni sangat terbuka di persidangan memunculkan kekhawatiran jika ia harus kembali ke Nusakambangan. Jon Mathias menanggapi hal tersebut dengan optimisme. “Ya insyaallah gak-lah (terjadi apa-apa). Kita lihat ya di sini pelayanannya cukup profesional. Jadi diperhatikan dengan baik Ammar, masalah makanan, masalah pakaian, dan hubungan dengan pengacara kan dikasih akses seluas-luasnya,” jelas Jon Mathias.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak lagi khawatir mengenai perlakuan yang Ammar terima di Lapas Cipinang. “Kalau dulu bolehlah kita khawatir, kalau sekarang gak, gak perlu dikhawatirkan,” ungkapnya. Jon Mathias juga menyatakan keyakinannya bahwa pihak berwenang, termasuk Menteri, Menko, dan Dirjen, menyadari perhatian publik terhadap persidangan Ammar Zoni. Ia juga memuji pelayanan di Lapas Narkotika Cipinang yang dinilainya sangat baik.

Terkait pemberitaan ini, terdapat video yang menampilkan momen Ammar Zoni memeluk erat adik dan kekasihnya sebelum menjalani sidang.

Advertisement