JAKARTA – Status pernikahan Inara Rusli dengan pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi, masih menjadi sorotan publik. Meski telah mengakui pernikahan siri, Inara Rusli berharap hubungannya dengan Insanul Fahmi dapat segera diakui secara resmi oleh negara melalui Kantor Urusan Agama (KUA).
Bagi Inara, kepastian hukum atas pernikahannya adalah dambaan setiap perempuan. “Saya rasa itu adalah harapan semua istri ya. Harapan semua perempuan juga maunya seperti itu ya,” ujar Inara Rusli saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).
Namun, jalan menuju pengesahan pernikahan tersebut tidaklah mudah. Inara Rusli menyadari bahwa dirinya masih terjerat dalam berbagai persoalan hukum. “Cuman kan kita di sini harus melihat secara fakta bahwa masih ada problem atau masalah yang harus diselesaikan satu per satu nih, terutama di ranah hukum ini,” tuturnya.
Salah satu kendala utama dalam proses isbat nikah adalah status Insanul Fahmi yang secara hukum negara masih terikat pernikahan sah dengan Wardatina Mawa. Inara Rusli menantikan kejelasan dari Wardatina.
“Kita juga butuh kepastian dan jawaban dari pihak saudari M. Untuk bisa secara jelas, secara tegas dan secara bijaksana untuk memberikan pernyataannya, apakah dia mau melanjutkan? Ya, alhamdulillah gitu ya. Alhamdulillah kalau dia mau berhenti, ya dia ajukan gugatan cerai gitu. Ya supaya semua ini lebih jelas gitu,” tegas Inara Rusli.
Lebih lanjut, Inara Rusli menyatakan kesiapannya secara mental jika Wardatina Mawa memilih untuk tetap mempertahankan pernikahannya. Dalam hal ini, Inara siap berbagi hati sebagai istri kedua.
“Kalau tidak (siap jadi istri kedua), ya dari awal saya mundur,” pungkasnya.






