Movies

Gandhi Fernando Ungkap Proses Sulit Hidupkan Buto Ijo Lewat Live Action

Advertisement

Tantangan besar dihadapi Gandhi Fernando dalam menggarap film horor terbarunya, Penunggu Rumah: Buto Ijo. Membawa sosok legendaris Buto Ijo ke layar lebar versi live action membutuhkan pendekatan produksi yang serius dan penuh perjuangan.

Kostum Berat dan Minim Sirkulasi Udara

Gandhi Fernando, yang juga berperan sebagai aktor, produser, dan penulis naskah, mengungkapkan bahwa tim produksi membuat kostum full body yang dilapisi prostetik di hampir seluruh tubuh aktor pemeran Buto Ijo, Pratito Wibowo. Kondisi ini menimbulkan kesulitan signifikan bagi Pratito.

“Kesulitan di film ini jelas, kesulitan bernapas, karena kostumnya sendiri berat dan nge-press badan. Kulit pun gak bisa napas sih,” tutur Pratito dalam keterangan resmi, Senin (12/1/2026). Ia menambahkan, “Berapa tabung oksigen juga habis, karena pas lagi take tiba-tiba harus berhenti untuk ambil napas dulu, dilepas dulu. Wah, a lot of effort.”

Prioritas Keselamatan Aktor

Gandhi Fernando menekankan pentingnya keselamatan aktor selama proses syuting. Ia tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan para pemainnya.

“Kami benar-benar harus ekstra hati-hati. Keselamatan aktor jadi prioritas. Kalau dipaksakan, apalagi di lokasi outdoor atau ruangan tanpa AC, risikonya terlalu besar,” ujar Gandhi.

Advertisement

Desain Karakter yang Menantang

Selain tantangan teknis di lapangan, desain karakter Buto Ijo versi live action juga menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Tim produksi harus mencari keseimbangan antara menampilkan sosok yang menyeramkan namun tetap dikenali penonton.

“Kita cari titik tengah. Harus tetap seram, tapi penonton masih merasa ini Buto Ijo yang mereka kenal,” jelas Gandhi.

Pendekatan visual Buto Ijo dalam film ini didominasi oleh practical effect, bukan CGI. Dominasi warna hijau pada sekujur tubuhnya dan mata merah merona dirancang untuk menciptakan karakter yang hidup dan mengintimidasi.

Jadwal Tayang

Film Penunggu Rumah: Buto Ijo dibintangi oleh Celine Evangelista, Gandhi Fernando, dan Valerie Thomas. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Januari 2026.

Advertisement