Celebrity

Fuji Senang Laporan Penggelapan Rp 1 Miliar Naik ke Penyidikan

Advertisement

Selebgram Fujianti Utami menyatakan kelegaan atas naiknya status laporan dugaan penggelapan dana senilai Rp 1 miliar ke tahap penyidikan. Kliennya, yang didampingi kuasa hukum Sandy Arifin, telah menjalani pemeriksaan tambahan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (29/1/2026).

Progres Kasus dan Pemeriksaan Tambahan

Sandy Arifin menjelaskan bahwa kenaikan status ini merupakan angin segar bagi Fuji. Ia menambahkan, ada beberapa poin krusial yang perlu diperjelas di hadapan penyidik. “Hari ini ada beberapa keterangan tambahan dan mungkin ada sedikit pertanyaan tambahan juga yang akan dipertanyakan kepada klien kami,” ujar Sandy Arifin saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan.

Fokus utama dalam pemeriksaan kali ini adalah rincian aliran dana yang diduga masuk ke rekening pribadi mantan rekan kerja Fuji tanpa sepengetahuan manajemennya. “Kurang lebih 20-an pertanyaan. Intinya adalah pertanyaan yang sudah pernah ditanyakan pada saat proses penyelidikan,” tutur Sandy Arifin.

Harapan Fuji untuk Keadilan

Melihat progres kasusnya, Fuji tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Adik ipar mendiang Vanessa Angel itu mengaku tidak sabar melihat kasus ini tuntas di meja hijau. “Aku lumayan agak senang sih karena progresnya lebih cepat dan aku pengin ini cepat selesai, gimana ya aku kalau dibilang excited gimana dong karena aku ngerasa sebentar lagi akan selesai,” beber Fuji.

Advertisement

Fuji merasa semua bukti yang dibutuhkan untuk menjerat mantan rekan kerjanya sudah diserahkan kepada polisi. Ia yakin tidak ada lagi celah bagi pelaku untuk menghindar karena semua dokumen telah lengkap. “Bukti juga sudah lengkap sih, sudah lengkap semuanya. Jadi harusnya tidak ada tambahan. Pengin cepat selesai, pengin banget, pengin orangnya dapat hukuman sih, pengin banget,” harap Fuji.

Saksi Kunci Tambahan

Sandy Arifin juga mengonfirmasi bahwa pihaknya akan membawa dua saksi kunci tambahan yang pernah bekerja sama dengan Fuji dalam waktu dekat untuk memperkuat laporan tersebut. Sebagai informasi, Fujianti Utami melaporkan satu orang staf admin media sosialnya atas dugaan penipuan dan penggelapan dana, yang membuatnya mengalami kerugian hingga mencapai Rp 1 miliar.

Advertisement