Jakarta – Beredar kabar mengenai riders Fajar Sadboy yang dinilai fantastis, memicu kehebohan di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Fajar Sadboy akhirnya angkat bicara dan mengungkap fakta di balik daftar permintaan yang beredar.
Dengan gaya khasnya yang terkadang terlihat bingung, Fajar Sadboy menegaskan bahwa riders yang disebut-sebut bocor ke publik tidak perlu terlalu dipersoalkan. “Ya… ehm gimana ya. Jangan terlalu diiniin, apa sih namanya, adalah pokoknya. Jadi apa orang bilang aku minta riders gitu, aku orangnya nggak gitu. Maksudnya ngerti riders aja aku nggak ngerti, karpet, mobil, dari manajemen juga nggak meminta gitu juga kok,” ungkap Fajar Sadboy saat ditemui di studio Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Senin (19/1/2026).
Bintang film Galaksi ini menjelaskan bahwa kemunculan riders tersebut berkaitan erat dengan perannya dalam sebuah serial yang sedang ia bintangi. Permintaan-permintaan tersebut terbentuk demi mendalami karakternya sebagai seorang CEO. “Ya jadi karena aku lagi syuting jadi CEO, ya hubungannya itu pengin ngerasain jadi anak pewaris gitu,” tegasnya.
Fajar mengaku hanya bisa beristighfar ketika mendengar daftar riders yang disebut miliknya dan beredar luas di media sosial. Unggahan yang viral tersebut menampilkan percakapan WhatsApp, yang diduga berasal dari tim Fajar, berisi daftar permintaan teknis hingga konsumsi yang cukup detail.
Dalam percakapan yang beredar itu, tercantum permintaan konsumsi berupa anggur hijau Muscat tanpa biji dan air mineral merek Evian atau Fiji. Sebelum makan siang, juga disebutkan harus tersedia gelato rasa lychee dengan pemanis Stevia. Untuk makanan utama, riders tersebut mencantumkan nasi padang kotak dari restoran ternama seperti Pagi Sore, Sederhana, atau Sari Ratu. Selain itu, tertera permintaan snack impor Cheetos Puff kualitas Amerika Serikat.
Tak hanya itu, riders tersebut juga menyertakan kudapan khas Gorontalo, daerah asal Fajar Sadboy, seperti duduli, tili aya, ilabulo, dan popolulu. Untuk urusan tata rias, disebutkan kewajiban penggunaan produk Dior dan Clinique, serta penolakan terhadap merek Asia atau lokal. Terkait transportasi, tertulis kendaraan yang harus disediakan penyelenggara acara adalah Alphard. Terdapat pula permintaan kursi pijat, whiteboard, dan minimal empat personel keamanan.
“Astaghfirullah… banyak banget,” ucap Fajar Sadboy saat mendengar rincian tersebut.
Ketika didesak oleh pembawa acara seperti Dewi Perssik, Rian Ibram, dan Caren Delano, Fajar yang berusia 18 tahun ini kembali menegaskan bahwa semua permintaan tersebut tidak benar-benar ada dalam kehidupannya sehari-hari. Ia mengklarifikasi bahwa itu hanyalah kebutuhan untuk perannya. “Nggak…,” jawabnya dengan nada sedih.
“Bukan bohong juga, kayak tadi aku bilang, lagi kerja sama dengan brand riders aku kayak gitu. Itu bukan the real ada cuma karena lagi syuting jadi diadain. Syuting kayak dracin-dracin gitu, jadi CEO,” jelasnya lebih lanjut.
Dewi Perssik kemudian berusaha meluruskan kesalahpahaman dengan menjelaskan bahwa riders yang muncul tersebut memang ada untuk kebutuhan syuting, bukan mencerminkan kehidupan nyata Fajar Sadboy. “Iya,” Fajar Sadboy membenarkan penjelasan Dewi Perssik.






