Celebrity

Dustin Tiffani Ungkap Prinsip Nafkah Istri: Suami Penuhi Kebutuhan, Jatah Bulanan Jadi Hak Penuh

Advertisement

Komedian Dustin Tiffani menanggapi perbincangan viral mengenai istri yang harus membeli keinginannya sendiri. Ia berpendapat bahwa dalam pernikahan, status seseorang berubah dari independen menjadi berpasangan, sehingga kemandirian finansial istri yang berlebihan kurang sejalan dengan prinsipnya.

Prinsip Keuangan Rumah Tangga

Dustin Tiffani menjelaskan bahwa sebagai suami, ia bertanggung jawab penuh atas seluruh kebutuhan dasar rumah tangga. Hal ini mencakup kebutuhan dapur, kebersihan, hingga biaya asisten rumah tangga.

“Kebutuhan sehari-hari kayak macam di dapur, dapur ngebul, cucian, detergen, bayar ART, itu kita yang harus tanggung jawab,” ujar Dustin kepada wartawan di Studio Brownis TTV, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026).

Sementara itu, ia memberikan jatah bulanan khusus kepada sang istri, Ditha Rizky Amalia. Dana tersebut sepenuhnya menjadi hak istri untuk digunakan sebagai self-reward atau membeli barang yang diinginkan tanpa campur tangan suami.

“Kalau jatah bulanan pasangan kita, ya sudah nggak usah utak-atik lo mau beli apa terserah. Karena memang sudah hak dia. Kasih haknya dulu istri, baru yang kebutuhan sehari-hari tetap tanggung jawab si suami,” tambahnya.

Advertisement

Dustin menekankan bahwa istri tidak lagi berstatus independen setelah menikah. “Kalau beli sendiri sih lo istilahnya masih idealisme tinggi ya. Terus kalau sendiri terlalu meng-independent-kan diri, sedangkan status lo itu sudah bukan independent, status lo itu duo, sudah punya pasangan,” jelasnya.

Dukungan untuk Karier Istri

Meskipun memegang prinsip tanggung jawab finansial penuh sebagai suami, Dustin tidak melarang istrinya untuk bekerja atau berkarya. Ia justru mendukung Ditha yang kini aktif sebagai content creator di bidang make-up dan live streaming.

“Saya memfleksibelkan diri. Kalau misalnya ada selipan mau kerja kayak content creator, nggak jadi masalah. Istri kerja cuman jangan terlalu diforsir. Karena masih ada yang bertanggung jawab di luar situ,” pungkasnya.

Advertisement