Palembang – Kepedulian terhadap isu kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Miss Indonesia Banten 2022, Diva Andzani. Ia bersama komunitas sosialnya, Peace Love, menyalurkan donasi sebesar Rp 33,3 juta untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Yayasan Bagus Mandiri Insani, Palembang. Ini merupakan kali pertama Diva berdonasi untuk ODGJ.
Diva mengakui sempat memiliki kekhawatiran sebelum melakukan aksi sosial tersebut. Pengalaman sebelumnya bersama komunitasnya lebih banyak menyasar anak yatim, disabilitas, dan panti jompo yang berjalan lancar. Namun, ia merasa ODGJ memiliki emosi yang tidak stabil.
“Kami sempat takut. Karena sebelumnya charity kami ke anak yatim, disabilitas, dan panti jompo selalu lancar. Tapi ODGJ emosinya tidak stabil, kami sempat berpikir takut diterkam,” ujar Diva dalam keterangan resmi, Rabu (28/1/2026).
Pengalaman Menyentuh di Yayasan
Kekhawatiran Diva berbanding terbalik dengan pengalaman yang didapatnya. Bersama tim Peace Love, ia melakukan berbagai kegiatan bersama para penghuni yayasan, seperti makan bersama, merangkai bunga, karaoke, hingga bermain games. Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam.
“Mereka bilang terima kasih karena bisa keluar kamar, nggak kepanasan, bisa makan enak, bisa nyanyi-nyanyi,” tutur Diva menirukan ucapan para ODGJ.
Kondisi Memprihatinkan
Diva juga mengungkapkan rasa iba melihat kondisi para penghuni yayasan yang dinilainya jauh dari kata layak. Ia menyoroti bahwa sekitar 80 orang harus tidur berdesakan tanpa kasur, hanya beralaskan tikar, dan makan seadanya.
“Kami tidak menggunakan uang donasi untuk transportasi dan akomodasi dari Jakarta. Semua kami tanggung sendiri, donasi 100 persen disalurkan. Prioritas bantuan biasanya anak yatim, ODGJ ini seperti terlupakan. Banyak yang dehidrasi, kurang vitamin, dan tidak terawat,” jelasnya.
Memasuki usia lima tahun komunitas Peace Love di tahun 2026, Diva menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian kepada mereka yang terpinggirkan. Ia kembali menekankan pentingnya kepedulian terhadap ODGJ yang seringkali terlupakan.
“Prioritas bantuan biasanya anak yatim. ODGJ ini seperti terlupakan. Banyak yang dehidrasi, kurang vitamin, dan tidak terawat,” pungkas Diva.






