Penyanyi Dewi Gita membagikan kiat penting bagi perempuan yang tengah mencari pasangan hidup untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Istri dari musisi Armand Maulana ini menekankan pentingnya logika dan kesabaran dalam proses pendekatan, serta menyarankan agar perempuan tidak mudah terburu-buru.
Strategi ‘Jual Mahal’ untuk Mengenal Karakter Asli
Dewi Gita mengungkapkan bahwa perempuan sebaiknya menerapkan strategi “jual mahal” dalam proses pendekatan. Hal ini bukan berarti bersikap sombong, melainkan sebagai cara agar masa pendekatan dapat berjalan lebih lama. Tujuannya adalah untuk memberikan waktu yang cukup bagi kedua belah pihak untuk mengenali karakter asli masing-masing.
“Kita perempuan jangan ‘bieu murah’ gampang, harus jual mahal lah ya. Biar kita pendekatannya agak lama, untuk tahu sifat aslinya itu tadi. Jangan sampai zonk, sifat aslinya ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita bisa terima,” ujar Dewi Gita kepada wartawan di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/1/2026).
Prinsip ‘Bibit, Bebet, Bobot’ dalam Memilih Pasangan
Dewi Gita menegaskan bahwa mengenal seseorang secara mendalam membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan secara sambil lalu. Ia mengaku masih memegang teguh prinsip orang tua terdahulu mengenai “bibit, bebet, dan bobot”. Namun, menurutnya, istilah tersebut tidak melulu soal kekayaan atau status sosial, melainkan lebih kepada pemahaman mendalam mengenai sifat dan latar belakang keluarga calon pasangan.
“Kenalilah dulu sifat-sifat asli pasangan kita. Terus kalau kita mau menerima dengan segala kekurangannya, menerima dengan segala kelebihannya, go ahead, jalan ke pernikahan,” tambahnya.
Intuisi Hati dan Logika dalam Menentukan Jodoh
Meskipun menyarankan untuk selektif, Dewi Gita mengakui bahwa tidak ada patokan waktu yang pasti dalam mengenal seseorang. Ia percaya bahwa pada akhirnya, hati dan logika akan berbicara secara otomatis untuk menentukan apakah pria tersebut adalah jodoh yang tepat.
“Hati kita akan kasih tahu, logika kita akan kasih tahu secara ee tanpa sadar, ‘Oh, ini jodoh kita,’ ‘Oh, ini bukan jodoh kita.’ Biasanya batin kita akan bicara,” tutup Dewi Gita.






