Jakarta – Artis peran Della Puspita mengungkapkan perubahan prinsip hidupnya setelah melewati badai rumah tangga dengan suaminya, Arman Wosi. Gugatan cerai yang sempat dilayangkan Arman pada akhir 2025 lalu meninggalkan pelajaran berharga bagi Della, terutama mengenai martabat perempuan.
Prinsip Hidup Baru Della Puspita
Della Puspita menegaskan kini harus lebih kuat dan tidak ingin kembali larut dalam ketakutan atau drama masa lalu. Ia menyadari bahwa terlalu banyak menahan diri justru membuka celah untuk diperlakukan tidak semestinya.
“Kalau buat aku sih kayaknya aku harus tambah tough lagi ya mulai sekarang. Jangan sampai aku bisa lagi dipermalukan gitu,” ujar Della Puspita saat ditemui di Studio Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).
Bintang sinetron Pernikahan Dini ini menambahkan bahwa ketakutan justru seringkali menghadirkan tantangan yang lebih besar. Oleh karena itu, ia memilih untuk bersikap lebih santai dan menerima takdir tanpa mengorbankan harga diri.
“Pokoknya sekarang aku lebih ke ya udahlah, masa bodo. Karena semakin kita takut kayaknya tantangannya semakin ada aja. Jadi aku ya kalau memang takdirnya begini ya jalanin aja,” tuturnya.
Kebahagiaan dan Penghargaan Jadi Prioritas
Bagi Della, kebahagiaan dan rasa dihargai adalah hal utama dalam sebuah pernikahan. Ia memberi sinyal kuat bahwa tidak akan ragu untuk melangkah pergi jika di kemudian hari kembali mendapat perlakuan kasar atau tidak dihormati.
“Intinya gini sih ya, selagi aku merasa tidak menjadi perempuan yang mumpuni di pernikahan ya jalanin aja gitu. Pokoknya intinya jangan pernah nyakitin kalau nggak mau disakitin gitu aja,” tegasnya.
Konflik Rumah Tangga Awal Desember 2025
Konflik rumah tangga Della Puspita dan Arman Wosi mencuat pada awal Desember 2025 ketika Arman Wosi mengajukan gugatan cerai talak terhadap Della di Pengadilan Agama Bekasi. Kala itu, Della sempat menyatakan pasrah dan tidak melawan gugatan tersebut karena merasa lelah berjuang sendirian.
Namun, hanya berselang sekitar satu minggu, Arman Wosi mencabut kembali gugatannya. Ia beralasan gugatan tersebut diajukan karena emosi sesaat dan masih ingin mempertahankan rumah tangganya.






