Jakarta – Selebritas Boby Tince kini menjalani kehidupan yang berubah drastis setelah memutuskan pindah ke pedesaan di Bogor. Ia secara tegas menanggalkan identitas panggungnya yang lekat dengan peran berdandan seperti perempuan.
Keputusan ini diambil Boby bukan tanpa alasan. Selain karena faktor ekonomi usai bisnis travel miliknya merugi hingga Rp 2 miliar, Boby mengaku ingin berhijrah sepenuhnya. Keteguhan hati Boby dalam berhijrah benar-benar diuji ketika tawaran pekerjaan di dunia hiburan masih terus berdatangan.
Tolak Bayaran Tinggi Demi Prinsip
Namun, ia dengan tegas menolak tawaran yang memintanya kembali berdandan ala perempuan, meskipun bayarannya jauh lebih menggiurkan. “Hati kayak nolak. Kalau tawaran mah masih ada terus masuk. Cuman ketika dikasih harga tinggi untuk jadi perempuan, nggak mau. Saya kan membatasi diri saya,” ungkap Boby Tince di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Sabtu (21/2/2026).
Boby menyadari konsekuensi finansial dari keputusannya tersebut. Ia menyebut ada kesenjangan honor yang sangat jauh antara menjadi dirinya sendiri sebagai pria dibanding saat harus tampil dress up wanita. “Ketika ada tawaran masuk pakai blazer, jauh 90% harganya. Ketika tawaran pakai baju dress up perempuan, harganya tinggi, melonjak. Mundur semua,” jelasnya.
Bagi Boby, ini adalah cara Tuhan membolak-balikkan perasaannya agar tetap teguh pada pendirian. Ia memilih hidup apa adanya dan merasa cukup, ketimbang harus melanggar prinsip hijrahnya. “Mungkin ini cara Tuhan supaya ya sudah lu tetap pada pendirian lu, apa adanya, cukup ya cukup,” tambahnya.






