Aktor Ammar Zoni mengaku telah mengirimkan surat pribadi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, memohon perhatian khusus terhadap kasus narkoba yang menjeratnya. Melalui surat tersebut, ia berharap mendapatkan pengampunan berupa amnesti atau abolisi.
Harapan Pengampunan dari Presiden
Bintang sinetron 7 Manusia Harimau ini merasa berhak atas kesempatan kedua, mengingat kontribusinya sebagai figur publik di dunia hiburan Tanah Air. “Saya juga berharap surat saya secara pribadi untuk ke Presiden juga itu bisa langsung ditindaklanjuti,” ujar Ammar Zoni usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).
Ammar Zoni tidak menampik bahwa keterlibatannya dengan narkoba merupakan kesalahan besar yang merusak citranya. Namun, ia mencoba mengingatkan kembali bahwa dirinya pernah membawa nama baik Indonesia di kancah internasional melalui berbagai karya seninya.
“Saya pekerja seni dan saya juga sudah beberapa kali mengharumkan nama Indonesia, walaupun memang saya menjelekkan tetap dengan kelakuan saya menyalahgunakan narkoba gitu kan,” tuturnya.
Kesediaan Jadi Justice Collaborator
Permohonan ini didasari kesiapan Ammar Zoni untuk menjadi justice collaborator. Ia ingin membantu aparat penegak hukum membongkar jaringan narkoba yang lebih luas sebagai bentuk pertanggungjawabannya dan keinginan untuk pulih sepenuhnya.
“Sampaikan kepada Bapak Presiden atas surat pribadi saya untuk memohon… memberikan amnesti atau abolisi sebagai justice collaborator di mana saya sebagai penyalahguna narkoba,” beber Ammar Zoni.
Baginya, catatan prestasinya di masa lalu seharusnya dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk memberikan pembinaan yang tepat. “Setidaknya saya pernah juga membanggakan nama Indonesia di kancah internasional. Jadi maksud saya agar itu bisa menjadi bahan pertimbangan juga kepada Bapak Presiden,” harapnya.






