Aktor Adly Fairuz membantah tudingan melakukan wanprestasi terkait dugaan pencatutan nama dalam urusan kelulusan Akademi Kepolisian (Akpol). Kuasa hukum Adly, Andy Gultom, menegaskan kliennya hanya sebatas memperkenalkan teman kepada pihak terkait dan tidak memiliki kewenangan dalam proses tersebut.
Adly Fairuz Merasa Jadi Korban Pertemanan
Menurut Andy Gultom, Adly Fairuz yang merupakan mantan suami Angbeen Rishi, tidak pernah menjanjikan kelulusan Akpol kepada penggugat. Ia menjelaskan bahwa Adly hanya berniat membantu temannya dengan memperkenalkan kepada pihak-pihak yang relevan, tanpa ikut campur dalam urusan teknis maupun administrasi.
“Adly hanya seorang yang memperkenalkan, tidak ikut campur dalam urusan pengurusan ini, pengurusan apa yang diisukan itu,” kata Andy Gultom saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).
Gugatan Dianggap Janggal dari Sisi Hukum
Andy Gultom menilai gugatan perdata yang dilayangkan kepada kliennya terasa janggal dari kacamata hukum. Objek yang diperjanjikan, yaitu kelulusan Akpol, bukanlah sesuatu yang berada di bawah kendali Adly Fairuz.
“Klien kami itu bukan seseorang yang memiliki kewenangan dalam apa yang diperjanjikan. Objek yang diperjanjikan itu sama-sama tidak ada kewenangannya. Jadi legal standing dalam objek yang diperjanjikan itu tidak ada antara penggugat dan tergugat,” ujar Andy Gultom.
Itikad Baik Adly Fairuz: Pengembalian Uang Melebihi Nominal
Meskipun merasa tidak bersalah dan hanya bertindak sebagai penghubung, Adly Fairuz telah menunjukkan itikad baik sejak awal. Pihak kuasa hukum menyatakan Adly Fairuz telah mengembalikan seluruh uang yang pernah diterima sebagai marketing fee, bahkan melebihi nominal aslinya.
“Adly kan sudah mengembalikan apa yang dia terima sebagai marketing fee sudah dikembalikan semua kepada penggugat. Semua, itu malah dilebihin Rp 200 juta. Dia hanya menerima Rp 300 (juta), dikembalikan Rp 505 juta. Lebih… dilebihin Rp 205 juta. Total seluruhnya yang dikembalikan adalah Rp 505 juta,” pungkasnya.
Hingga saat ini, proses persidangan masih terus berjalan dengan agenda pemeriksaan legalitas para pihak. Adly Fairuz dikabarkan tetap beraktivitas seperti biasa di tengah masalah hukum yang sedang dihadapi.






