Celebrity

Adik Denada Bantah Emilia Contessa Hanya Bayar DP Rp 20 Juta untuk Mobil Ressa

Advertisement

JAKARTA – Polemik antara Ressa Rizky Rossano dan keluarga Denada terkait pengakuan anak semakin memanas. Pihak Ressa sempat melontarkan pernyataan yang menyebut mendiang ibunda Denada, Emilia Contessa, hanya membayarkan uang muka sebesar Rp 20 juta untuk sebuah mobil yang dibelikan untuk Ressa. Namun, klarifikasi tegas datang dari adik Denada, Muhammad Abdullah Surkaty.

Klarifikasi Uang Muka Mobil

Muhammad Abdullah Surkaty membantah keras informasi tersebut melalui unggahan klarifikasi di akun Instagram resmi Emilia Contessa. Ia menyatakan bahwa total uang muka yang dibayarkan untuk mobil Avanza tersebut jauh lebih besar dari yang disebutkan pihak Ressa.

“Saya sangat menyayangkan beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa almarhumah ibu saya hanya menyetorkan uang muka Rp 20 juta sebagai uang muka mobil Avanza. Namun, informasi tersebut tidak sesuai dengan dokumen kontrak antara saya dengan perusahaan pembiayaan, di mana dalam kontrak tersebut tercantum total uang muka yang telah dibayarkan adalah sebesar Rp 105 juta,” ujar Muhammad.

Cicilan Mobil Masih Ditanggung Emilia Contessa

Tidak hanya soal uang muka, Muhammad juga menjelaskan bahwa cicilan mobil Avanza tersebut hingga saat ini masih ditanggung oleh pihak Emilia Contessa.

“Selain itu, beredar juga informasi mengenai pembayaran cicilan mobil Avanza tersebut. Dengan ini saya ingin menyampaikan bahwa pembayaran cicilan mobil Avanza sampai dengan saat ini masih kami bayarkan,” tuturnya.

Advertisement

Muhammad menegaskan bahwa klarifikasi ini murni untuk meluruskan informasi yang beredar dan tidak bermaksud mengganggu proses hukum yang sedang berjalan. Gugatan Ressa Rizky Rossano terhadap Denada terkait dugaan penelantaran anak telah diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025.

Cicilan Mobil Jadi Pemicu Konflik

Sebelumnya, pihak keluarga Ressa dalam sebuah kanal YouTube menyebutkan bahwa persoalan cicilan mobil menjadi salah satu pemicu konflik yang berujung pada langkah hukum. Mobil tersebut awalnya diberikan oleh Emilia Contessa saat Ressa masih duduk di bangku SMA. Namun, belakangan diketahui mobil tersebut masih dalam status kredit.

Penjualan mobil lama dan pembelian mobil pengganti sempat menimbulkan kesalahpahaman. Pihak Ressa mengklaim hanya menerima uang muka Rp 20 juta dari penjualan mobil lama untuk pembelian mobil baru, sementara cicilan mobil pengganti yang mencapai sekitar Rp 4 juta per bulan menjadi beban bagi Ressa yang saat itu belum bekerja.

Situasi ini memicu penagihan dari pihak leasing kepada Ratih Puspita Dewi, perempuan yang membesarkan Ressa, yang kemudian mendorong keluarga Ressa untuk menghubungi Denada meminta bantuan.

Advertisement