Sebelum meninggal, Ireng Maulana dalam keadaan sehat walau belakangan ini sering mengalami sesak napas. Bahkan sebelum meninggal, musisi bernama asli Eugene Lodewijk Willem Maulana itu masih tampil dalam sebuah acara jazz di kawasan Senayan. Namun, nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Oleh karena itu, Tomi tidak merasakan firasat sedikitpun.
“Hampir setiap hari saya bicara sama dia. Jadi nggak ada rasa (firasat) apa-apa. Kemarin baru jam 8 malam saya ngerasa nggak enak, saya pikir saya ingin telepon ke rumah menanyakan kabar bapak sama ibu. Karena setiap minggu kami suka ketemu. Tapi saya nggak telepon ke bapak, ke ibu yang angkat,” ujar Tomi.
Diakui sang istri, Maria Maulana semasa hidup, suaminya itu memang takut dokter dan selalu bilang sehat. “Orangnya takut dokter, takut penyakit. Dia memang udah agak pelupa. Makan yang dilarang, makan apa dia nggak tahu, makannya juga agak seenaknya. Kalau sama saya, saya bilang nggak boleh,” pungkas Maria.
Ireng Maulana menghembuskan napas terakhirnya pada tanggal 6 maret 2016 kemarin akibat penyakit jantung. Rencananya jenazah akan dikebumikan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada esok hari, Senin (7/3).